SELAMAT DATANG DI SITUS VIMAX BANTEN, KAMI ADALAH SUPLIER PRODUK IMPORT VIMAX CANADA ASLI BERLABEL IZON YANG AMAN, TERPERCAYA DAN MEMBERIKAN LAYANAN TERBAIK DI WILAYAH BANTEN DAN SEKITARNYA.

Kenapa Penis Diinisiasikan Dengan Burung? Ini Alasannya!

Toko Online Vimax Banten
Bagi anda yang membutuhkan suplemen pembesar Alat Vital terbaik dan berkualitas, kami menjual produk Vimax Canada Asli berstiker 3D IZON khusus untuk Daerah Banten & Sekitarnya. Informasi Telf/PIN : 085323114444 - 24C43662
Order Vimax Via :

Anda semua pernah berfikir ndak, kenapa penis sobat Vimax Banten, selalu diidentikan dengan burung? Sehingga setiap menyebut alat kelamin pria, anda atau orang yang anda kenal selalu mengatakan organ tersebut dengan nama burung? Nah, lucu juga, karena bentuk penis tidak sama dengan burung. Penis hanya memanjang dengan ujung tumpul, bukan lancip seperti paruh burung yang kita kenal secara umum.

Bagaimana kisah awal mengenai sebutan burung tersebut?

Sejarahnya Udah Ratusan Tahun Silam

Vimax Banten
Ihwal penggunaan kata unggas dalam mengasosiasikan penis sebenarnya tak hanya terjadi di Indonesia. Dan, bisa jadi penggunaan dalam bahasa Indonesia lahir karena pengaruh dari luar. Masyarakat Amerika Serikat, misalnya, punya kata cock soal penis. Awalnya, kata tersebut hanyalah bagian dari bahasa slang — ragam bahasa tidak resmi dan belum baku dan bisa jadi sifatnya musiman.

Mundur ke ratusan tahun yang lalu. Penggunaan kata unggas untuk mengasosiasikan penis diyakini muncul pada abad ke-12. Seorang penulis dan konsultan untuk kantor kabinet Britania Raya, Mark Harrison, pernah menulis bahwa istilah a male chicken atau ayam jantan sudah dipakai sejak abad ke-12. Hingga abad ke-15, istilah tersebut menjadi cukup umum di masyarakat.

Vivek Sharma meyakini pengistilahan unggas pada penis berasal dari Jerman dengan sebutan ‘burung jantan’. Selain itu, Sharma juga menjelaskan adanya kemiripan karakteristik saat kedua hal ketika sama-sama dalam postur tegak. Nggak heran kalau penis diasosiasikan dengan unggas memang karena banyaknya kemiripan.

Di beberapa negara, sejak dari zaman dahulu kala, ayam jantan sering digunakan sebagai simbol maskulinitas. Kemudian entah bagaimana prosesnya, pengasosiasian penis dengan unggas meluas ke berbagai penjuru dunia dan jadi kesepakan bersama masyarakat dunia.

Selain Jerman dan Amerika Serikat yang telah disebutkan tadi, pemakaian kata slang unggas untuk penis kini sudah bisa ditemui di berbagai negara, tanpa kecuali di Indonesia. Misal Spanyol yang punya istilah pajaro (burung), pavo (kalkun), atau polla (ayam). Lalu bagaimana dengan di Indonesia?

Sebenarnya penggunaan kata burung sudah bukan hal yang asing lagi. Beberapa suku seperti Sunda dan Jawa pun mengenal istilah manuk sebagai pengasosiasian untuk penis. Mungkin atas dasar pengetahuan itu yang sudah meluas itulah yang membuat ‘burung’ bukan lagi kata slang di Indonesia.

Kalau mau sedikit membuktikan dan nggak malas, coba periksa Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kamu bakal menemukan arti yang tak hanya menjelaskan bahwa burung adalah hewan. Jangan kaget jika kamu menemukan arti lain dari burung adalah ‘kemaluan laki-laki’.

Analogika Sederhana Penis = Burung

Vimax Banten
Pertama, penis dan burung punya leher yang cukup panjang dan lebih kecil dari badannya. Dari segi bentuk leher, sudah jelas kan kemiripan unggas dengan alat kelamin cowok.

Kedua, burung termasuk unggas yang berkembang biak dengan cara bertelur. Telur tersebut tentu sangat berguna dalam rangka menjaga kelestarian keturunannya. Untungnya, cowok pun memilikinya dan menjadi bagian penting dari penis dalam rangka melestarikan keturunan. Kalau burung bisa bertelur banyak, penis hanya punya dua. Dua ‘telur’ tersebut amat penting, sebab di sanalah produksi sperma terjadi.

Ketiga, penis dan burung sama-sama punya bulu. Hanya saja ada banyak perbedaan. Bulu-bulu di penis lebih tepat disebut rambut. Tapi kita kerap susah membedakan bulu dengan rambut, jadi, kita sepakati saja kalau itu bulu. Biar nggak beda jauh.

Keempat, nggak hanya kucing atau anjing, binatang yang suka mendapatkan elusan. Unggas pun begitu. Tengok saja ayam jago atau burung merpati yang kerap ditenteng bapak-bapak di kampungmu. Si burung pasti bakal merasakan kenyamanan dan membuatnya jinak. Pun dengan penis. Paling suka mendapatkan elusan. Bedanya cuma dikit kok. Penis kalau dielus bisa lebih galak.

Terakhir atau kelima, burung dan penis sama-sama bisa matuk. Apalagi kalau menemukan makanannya. Bedanya, ketika cewek dipatuk burung paling sakitnya bisa hilang dalam beberapa detik, sedangkan kalau penis efek patukannya bisa sampai terasa sembilan bulan.
[ Article of Pesan Vimax Di Sini ]

Penutup

Baiklah sobat Vimax Banten, demikianlah pembahasan mengenai artikel kami yang berjudul Kenapa Penis Diinisiasikan Dengan Burung? Ini Alasannya!, Kami harap artikel kami bisa menambah wawasan serta bermanfaat bagi anda semua.
Jika anda menginginkan ukuran Penis yang Besar dan Panjang, konsumsilah suplemen Pembesar Penis dari kami, Vimax Original Produk asli import USA yang bisa anda pesan di toko kami.
Cukup klik tombol order / pemesanan untuk detail lebih lengkap. Konsultasi dan pertanyaan bisa kontak nomor atau PIN BBM kami.

Salam Hangat,
Vimax Banten Admin
sumber artikel = hipwee

Please follow and like us:
0
...